Sentuhan Yang Menjanjikan
November 8, 2007
Tidak ada kalimat “tidak diterima” jika anda mendaftar di Community College(CC) di USA. Entah berapapun nilai anda pada waktu lulus SMA atau yang sederajat, atau berapapun umur anda, maka CC akan dengan tangan terbuka lebar menerima anda. Karena CC akan memoles anda jika anda mengalami kelemahan pada beberapa bidang. Sebuah ciri khas lain dari Community College yang ada di Amerika Serikat.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? mekanismenya seperti ini. Saat anda mendaftar, maka anda harus mengikuti assessment test terlebih dahulu. Biasanya bidang yang diujikan adalah mata pelajaran pokok yakni matematika dasar, jika anda international student, maka anda harus mengikuti ujian untuk bahasa Ingris. Dari hasil ujian inilah nanti yang menjadi parameter pihak CC. Jika dilihat ternyata anda masih mengalami kekurangan dalam bidang Matematika dasar, maka anda diwajibkan mengambil kelas tersebut.
Istilah keren untuk kelas model ini adalah zero class. Semakin banyak zero class yang kita dapatkan, maka makin lama anda lulus. Tapi kita patut bersyukur juga, karena di CC, tidak ada batasan waktu tentang kapan kita harus lulus. Cukup banyak universita yang membatasi lamanya waktu seorang mahasiswa dalam menyelesaikan kuliahnya. Ini dikarenankan mereka ingin memberikan jatah bangku bagi mahasiswa lain. Jadi jika anda menjadi profesional student, jangan khawatir, CC tidak akan menendang anda keluarjika anda belum juga lulus-lulus. Profesional student merupakan istilah slang untuk mahasiswa yang tidak kunjung lulus kuliah, jadi jangan bangga dengan gelar yang sekilas nampak keren ini.
Kerjasama antara mahasiswa dan dosen juga terjalin baik di sini(Crowder red). Dosen akan dengan mudah menyediakan waktu untuk duduk bareng dengan mahasiswanya, jika si mahasiswa ingin melakukan diskusi atau membahas sesuatu diluar jam kuliah. Jadi jangan heran jika anda menemui dosen yang duduk bareng mahasiswa di kantin atau di lorong-lorong kelas.
Mengapa dosen bisa sedemikian dekat dengan mahasiswa? Ini merupakan bagian budaya dari US juga. Misalnya, mereka akan dengan rutin menanyakan kabar kalian setiap kali kita masuk dalam kelas. Diluar kelaspun, mereka akan melakukan hal yang sama jika bertemu di jalan. Beberapa pertanyaan yang sering kita temui selama kita di Crowder adalah:
-
Hi, How are you?
-
How’s your weekend?
-
How’s your class so far? Is there anything that I can do?
Jadi dalam hal ini dosen bukanlah menjadi seorang yang untouchable oleh mahasiswanya. Ia memberikan ruang akses yang cukup luas bagi mahasiswanya. Berbeda dengan dosen di University, yang biasanya mereka lebih suka melakukan riset, dan untuk masalah mengajar, ia serahkan pada asistennya yang notabene adalah mahasiswa tingkat lanjut. Dosen CC yang juga kebanyakan profesor atau doktor langsung mengakses mahasiswanya.
Ada satu fasilitas lain untuk membantu mahasiswa CC dalam belajar, yakni adanya tutoring oleh seseorang yang dengan sengaja di sewa oleh pihak kampus. Kalau di Crowder, biasanya bertempat di kantin. Dia akan membawa sebuah plank kecil, bertuliskan “free tutoring math here”. Selanjutnya plank kecil ini akan ia letakkan di atas mejanya dan dia akan menunggu siapa saja yang ingin belajar Matematika dengannya. Biasanya mahasiswa yang datangpun tidak selalu sama.
Sangat banyak nilai kebaikan jika dosen bisa dekat dengan mahasiswa. Si mahasiswa benar-benar merasa dilayani dan dihargai dengan adanya dosen yang accessible. Akan sangat efektif jika one on one tutoring juga diterapkan di CC Indonesia. Walaupun dalam bidang teknik. Mahasiswa CC yang umumnya masih baru lulus SMA, akan dengan mudah untuk diwarnai, dengan warna dosen yang dimiliki, maka bukanlah hal yang mustahil jika mereka bisa dibimbing menuju apa yang telah mereka impikan. Adakalanyamereka tidak tahu kalo mereka itu tidak tahu dan ada kalanya juga mereka itu tahu kalo mereka itu tidak tahu.
Jadi, jika anda merasa sebagai tenaga pengajar, mengapa tidak segera dimulai akses ke mahasiswa? Saya yakin, warna-warna yang seorang dosen atau tenaga pendidik tularkan kepada para mahasiswa anda, atau anak didiknya secara intensif bisa menjadi sebuah pelangi yang indah saat kelulusan nanti. InsyaAllah…(tnt)
Entry Filed under: Community College. .
5 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
farihasomanti | November 11, 2007 at 4:03 pm
tapi aq dulu punya dosen yang baik banget karena dedikasinya untuk pendidikan…dia seperti seorang pendidik yang sangat peduli dengan mahasiswa nya . Tapi emang ga semuanya gt.Kebanyakan maunya dianggap lebih ga mau dikritik…dulu pernah ada yang nyalahin teorinya dan buku ajarnya yang diambil dari buku luar dia bilang gini….sok pintar kamu….kamu aja yang bikin bukunya suruh revisi…padahal buku tu udah jadi pedoman pembelajaran selama ratusan tahun….jadi merubah tatanan gt katanya….wah…..capek deh…..
2.
akuaku | November 12, 2007 at 5:52 am
Sedikit tambahan! Sebenarnya untuk lulusan High School yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, bukan dengan menggunakan nilai dari SMA, tetapi mereka harus mengikuti tes SAT atau ACT! Makasih, nice…. artikel
3.
kangtanto | November 15, 2007 at 4:27 am
akuaku.. makasih atas koreksinya. Memank itu benar, maksud saya nulis nilai SMU disitu untuk mengumpamakan lulusan SMU dari orang Indo. Nah begitu mereka mau masuk CC sini, ya ada test lagi.. yang akan menentukan jenjang kelas mana dulu yang wajib ia tempuh jika nilainya kurang.. pemahaman saya seperti itu…intinya gak ada istilah di tolaknya itu yang ingin saya tekan kan…
thanks a lot
4.
amel | December 7, 2007 at 1:42 am
katanya g terlalu paham one on one tutoring???
dengan jumlah student yang banyak agak susah untuk menjalankan hal itu. kecuali jika kita sudah menerapkan small class atau hanya sedikit yang bisa dapat tutoring model itu, tidak seluruh student.
5.
zylp | July 2, 2008 at 1:33 pm
boleh jugaaaaaaaaa tolong dong anak mekatronik dan mesin aangkatanpertama dimuat tanks dari alumnus cc juga loooooooooooo